One day in Barcelona

“Nothing Lasts Forever”

 

Seorang teman yg bijak pernah berkata pada saya saat kami berdiskusi masalah cinta.
Pembahasan yg berat saat itu, ketika otak ini masih berpikir dengan keras bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa kita telah menemukan cinta sejati.

Cinta memang datang dalam berbagai bentuk yg kebetulan gampang2 susah untuk ditebak dan diartikan. Rasanya semu dan menggebu2 di awal, yg saat itu bisa saja membutakan jika kita tidak bisa mendefinisikan dengan jelas apa yg kita rasa.
Sedikit2 bilang “i love you”, dan cepat sekali kita bisa mengungkapkan cinta dengan seringkali berada di balik kalimat “cinta itu kan nggak bisa memilih.”

Lalu pertanyaannya:
“Apa bener cinta itu nggak bisa memilih?”

Teman saya yg bijak itu pun memberi saya sedikit pandangan tentang apa itu cinta sejati.. Dia melanjutkan, “selama yg kamu cintai itu masih manusia. Itu tandanya dia memiliki 3 rahasia yg akan mengejutkan dan dari situ kamu bisa berpikir dan mengevaluasi arti kata cinta yg kamu punya.”

Apa aja rahasia itu?
1. Rahasia yg dia tau, teman2nya tau, dan keluarganya tau.
2. Rahasia yg hanya keluarganya dan dia sendiri yg tau.
3. Rahasia yg hanya dirinya sendiri yg tau dan dia simpan rapat2.

Apakah 3 rahasia itu akan muncul di awal2 pdkt atau hubungan? Tentu tidak. Tapi semakin hari, maka rahasia2 tersebut akan semakin terbuka dan semakin jelas ketika kamu sudah hidup bersamanya dalam waktu yg lama, apalagi setelah kamu nanti menikah.

Satu per satu “topeng2” itu akan lepas dan kita mulai meng evaluasi arti kata “i love you” yg kita punya. Apakah perasaan menggebu2 dan rela mati demi dia di awal2 itu adalah cinta atau hanya nafsu? Apakah itu ego? Atau kita hanya ingin “membuktikan” sesuatu?

 

 

Ketika kamu memang pernah mencintai seseorang dan juga dicintai secara utuh, maka kamu tau bahwa cinta itu haruslah memilih.

Kamu mau tau cinta sejati yg tulus tanpa sebab itu seperti apa? Kamu bisa lihat cintanya seorang Ibu terhadap anak. Tidak peduli seberapa sakit hatinya seorang Ibu. Doa dan Cinta seorang Ibu pada anaknya takkan pernah putus.

Lalu apakah mungkin memiliki cinta sejati dengan orang lain yg tidak memiliki ikatan darah pada kita?
Jawabannya adalah mungkin! Tapi kamu harus tau bahwasannya tidak ada cinta sejati yg tulus untuk orang lain kecuali kamu memperjuangkannya, mengusahakannya, dan memeliharanya.

Mencintai itu adalah pilihan kawan. Karena kamu harus memilih untuk tetap mencintai bahkan di saat kamu sudah menyerah.
Perasaan cinta yg bukan hanya untuk hari ini, tidak juga sampai besok, tidak juga untuk sebulan dua bulan lagi, tapi apakah kamu mampu untuk tetap mencintainya 25 tahun lagi?

Masihkah kamu memilih untuk tetap mencintainya pada saat dia “sakit”? memilih untuk tetap mencintainya saat ia buruk rupa? memilih untuk tetap mencintainya saat ia “jatuh”? Dan tetap memilih untuk mencintainya bahkan di saat kamu tidak memiliki lagi alasan untuk mencintainya?

Jika kamu mempunyai seseorang yg dapat mencintai mu bahkan di saat masa terburukmu. Jaga dia, karena dia sudah “memilih” mu, Kawan. Dan tidak ada yg lebih romantis ketika melihat dua orang anak manusia yg bisa berdarah, bernafas, dan mati bersama.

Salam saya untuk pasangan mu yg sudah lama berjuang bersama mu dan sampai mati kamu tau, akan bersama dia kamu menghabiskan waktu.
Tidak ada yg abadi dan bertahan selamanya, jaga dan berbahagialah selama kamu bisa, dengan mengetahui arti kata cinta yg sesungguhnya.

 

Credits by : Herjunot Ali

Leave a Reply